Antara Loyalitas dan Totalitas

Siang tadi para bobotoh PERSIB mendapatkan kabar sialan tentang kepindahan Ferdinand Sinaga ke Sriwijaya FC. Sebenarnya kabar tersebut sudah mulai tersebar sehari sebelumnya di banyak media online. Walau pun begitu banyak di antara bobotoh yang menganggap hal tersebut hanya isapan jempol belaka (hoax). Bahkan banyak yang beropini pula bahwa itu hanyalah akal-akalan media untuk mencari berita sampah. Atau sekedar untuk memanaskan bursa transfer ISL musim ini. Tapi kenyataannya tadi siang Ferdinand benar-benar berangkat menuju Palembang untuk bergabung dengan skuad asuhan Benny Dollo tersebut.

Tentu saja banyak bobotoh yang tidak menyangka sekaligus kecewa atas kepindahan Ferdinand Sinaga. Karena sosok Ferdinand yang sudah dikenal loyal dan total dalam setiap pertandingannya bersama PERSIB, sudah cukup membuat bobotoh percaya akan loyalitas dan totalitas Ferdinand kepada PERSIB. Totalitas Ferdinand juga terlihat dari beberapa twittnya beberapa waktu lalu, salah satunya. “Kudu maen jeung getihna”. (Harus bermain dengan darahnya). Ungkapan tersebut mengisyaratkan bahwa Ferdinand selalu bertekad untuk memberi kemenangan kepada PERSIB tiap kali diberi kesempatan bermain oleh pelatih. Dan hasilnya dia pun berhasil memutus puasa gelar PERSIB selama 19 tahun dengan membawa PERSIB keluar sebagai juara ISL 2014. Selain itu dia pun berhasil menyabet gelar pemain terbaik ISL 2014.

Sekarang Ferdinand yang merupakan jebolan PERSIB U21 yang sudah sangat diidolakan oleh bobotoh bahkan sudah dianggap seperti pahlawan, justru malah meninggalkan PERSIB. Dia tidak salah memang, karena kontraknya bersama PERSIB sudah habis 5 November lalu sehingga dia berstatus free transfer. Yang artinya setiap klub berhak memberinya kontrak baru untuk menggunakan jasanya di musim depan. Namun predikat Ferdinand sebagai pemain PERSIB yang sangat loyal langsung luntur begitu saja. Belum diketahui penyebab pasti yang membuat Ferdinand memilih pindah ke Sriwijaya FC. Adapun menurut kabar yang beredar Ferdinand pindah bukan karena alasan uang melainkan karena kekurang seriusan manajemen PERSIB untuk memperpanjang kontraknya. Sehingga Ferdinand lebih memilih Sriwijaya FC yang dinilainya lebih serius untuk memakai jasanya.

Pada bursa transfer PERSIB di musim-musim sebelumnya pun sempat terjadi kejadian yang hampir sama. Masih segar dalam ingatan. Bagaimana Eka Ramdani yang saat itu merupakan icon PERSIB secara tiba-tiba pindah ke Persisam Samarinda. Begitu pula Sergio Van Dijk di bursa transfer musim lalu. Saat itu SVD yang mengkoleksi 21 gol di musim sebelumnya, direnacanakan akan berduet dengan Djibril Coulibali yang memiliki torehan gol sama dengan SVD. Duet ini digadang-gadang akan menjadikan duet bomber yang sangat menakutkan di ajang ISL. Namun kenyataannya SVD malah memilih pindah ke Sepahan FC Iran.

Begitu lah loyalitas pada era sepak bola masa kini. Loyalitas hanya lah sebuah klise belaka. Semua berujung pada uang. Dengan segala kepentingannya di zaman industri sepak bola masa kini, tidak ada yang namanya loyalitas. Hanya ada totalitas kepada siapa saja yang membayarnya atas nama profesionalisme. Pemain seperti Ferdinand sesungguhnya tidak begitu kejam, karena wajar bila dalam segi profesionalisme seandainya dia meminta hak nya untuk diberikan reward lebih.

Berbeda dengan era persepakbolaan di zaman perserikatan dulu. Di mana unsur kedaerahan begitu kental. Kebanggaan dianggap jauh lebih berarti daripada uang. Karena pada massa itu sepak bola memang tidak menjanjikan kesejahteraan pada orang yang mau hidup di dalamnya. Dengan menjunjung tinggi harga diri suatu daerah sudah cukup untuk membuatnya puas. Sedangkan uang mungkin hanya untuk sekedar menyambung hidup saja.

Sekian tulisan ini, sepenuhnya merupakan murni opini penulis.

 

Advertisements

About bit_90

Mahasiswa yang Alhamdulillah sudah lulus dan bergelar SST. Saya tidak sedang menulis. Saya sedang berak..
This entry was posted in Semacam Tulisan, sepakbola and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s