2 Tipe Bek dalam Sepakbola

Banyaknya gol adalah penentu kemenangan dalam permainan sepakbola. Sebuah tim sepakbola dinyatakan menang atas lawannya adalah ketika gol miliknya lebih banyak dibanding lawannya. Jadi apa gunannya bila banyak mencetak gol namun tim kita juga lebih banyak kebobolan. Maka selain kualitas menyerang yang baik sebuah tim juga harus memiliki kualitas pertahanan yang sama baiknya. Pertahanan yang baik adalah pertahanan yang dapat meredam serangan lawan. Bukan hanya untuk menjaga gawang dari kebobolan, meredam intensitas serangan lawan adalah dengan memperkecil jumlah tembakan ke arah gawang dan membuat kinerja seorang kiper menjadi lebih mudah.

Untuk menandingi berbagai tipe striker dari kubu lawan yang bertugas untuk membobol gawang, seorang bek juga harus memiliki karakter yang dapat meredam striker tersebut. Selain itu dalam sepakbola modern seorang pemain bertahan tidak hanya bertugas untuk menahan gempuran lawan. Seorang pemain bertahan juga dapat menjadi pemecah kebuntuan apabila para striker tidak kunjung menghasilkan gol. Berikut ini beberapa tipe bek yang ada di dunia sepakbola masa kini.

  1. Central Defender

Central defeder atau bek tengah adalah bek yang berada tepat di depan penjaga gawang dan menjaga garis pertahanan terakhir sebuah tim. Seorang bek tengah memerlukan keahlian duel yang baik dan tackle yang akurat. Maka biasanya seorang bek tengah memiliki perawakan yang tinggi besar seperti Mertesacker. Namun tidak semua bek memiliki badan besar sebut saja Puyol dengan badan yang kecil menurut ukuran eropa namun tackling dan covering yang cukup baik cukup menyulitkan striker-striker ber-skill tinggi yang pernah menghadapinya seperti Ronaldo, Rooney dan Raul.

Ada beberapa macam tipe dari central defender:

  • Sweeper

Sweeper biasanya digunakan pada formasi bertahan dengan tiga bek. Posisi sweeper berada di antara dua bek lainnya yang bertipe stopper dan cenderung lebih ke belakang tepat di depan penjaga gawang.  Sweeper bertugas untuk langsung menyapu bola dan menjadi benteng pertahanan terakhir sebelum striker lawan berhadapan langsung dengan penjaga gawang.

Atribut kunci : Tackling, decision, positioning, balance, anticipation, Acceleration, concentration.

Contoh sweeper : Maman Abdurrahman, Trianos Dellas, Franco Barresi.

  • Libero

Mirip dengan sweeper, libero juga lazim digunakan pada formasi bertahan dengan tiga bek dan berposisi diantara dua stopper. Namun, berbeda dengan sweeper yang hanya bertugas menjaga pertahanan dengan langsung menyapu bola dari gempuran tim lawan dan lebih sering berada dibelakang ke dua stopper. Seorang libero memiliki keleluasaan untuk menguasai bola dan membangun serangan dan maju agak sedikit ke depan. Maka seorang libero dituntut memiliki penguasaan bola yang baik setelah berhasil mencuri bola dari lawan.

Atribut kunci : Tackling, positioning, balance, concentraton, dribbling, creativity, passing, team work.

Contoh libero : Franz Beckenbauer, Adeng Hudaya.

  • Stopper

Sama seperti Libero dan Sweeper, Stopper juga merupakan tipe bek tengah yang merupakan perangkat dari formasi dengan susunan tiga bek. Stopper bertugas untuk memutus umpan dari gelandang lawan dan menghentikan penetrasi yang dilakukan penyerang lawan. Para stopper harus bisa menghentikan aliran bola di sepertiga lapangan agar tidak masuk ke area berbahaya di daerah pertahanan.

Atribut kunci : jumping reach, heading, tackling, strenght, marking, acceleration, stamina.

Contoh Stopper : Bonuci, Nova arianto, Ricardo Salampessy.

  • Limited Defender

Limited defender dapat digunakan pada formasi bertahan dengan tiga bek maupun empat bek. Limited defender bertugas untuk memenangi duel udara dan benturan dengan penyerang lawan. Seorang limited defender harus memiliki badan yang cukup besar untuk menjalankan tugasnya. Hal itu membuat seorang limited defender memiliki kelemahan yaitu pergerakan yang lambat dan sering kalah dalam hal adu kecepatan.

Atribut kunci : Jumping reach, heading, tackling, marking, positioning, strength, determenation.

Contoh Limited defender : Caragher, Stam, Abanda Herman

  • Ball playing defender

Mirip dengan Libero, Ball playing defender adalah seorang bek tengah yang ditugasi untuk mendelay bola dan membangun serangan dari bawah. Setelah berhasil merebut bola seorang ball playing defender tidak boleh terburu-buru untuk membuang bola jauh ke depan melainkan menunggu rekan-rekannya untuk kembali ke pada posisi semula dan membangun serangan dari bawah melalui passing-pasing pendek.

Atribut kunci : tackling, marking, passing, positioning, technique, composure. Creativity, concentration.

Contoh ball playing defender : Vladimir Vujovic, Puyol, Maldini.

  1. Side Back

Side back adalah bek yang menjaga area sisi lapangan. Side bek biasanya berfungsi untuk mengantisipasi umpan-umpan silang dari kubu lawan serta membantu serangan melalui sisi-sisi lapangan. Seorang side back memerlukan daya jelajah yang tinggi dan daya tahan tubuh yang kuat. Ada dua tipe Side defender yaitu:

  • Wing back

Wing beck adalah tipe pemain bertahan yang banyak membantu penyerangan melalaui kecepatan yang dimilikinya. Dalam formasi dengan tiga pemain bertahan wing beck dapat menjadi tambahan pemain ke empat dan ke lima dalam ke dua sisi pertahanan. Seorang wing bek harus memiliki kecepatan dan daya tahan tubuh yang luar biasa sebagai penguasa sisi lapangan.

Atribut kunci : Speed, acceleration, long pass, shoot power, stamina, technique, determination, dribbling.

Contoh wing back : Supardi Natsir, Roberto Carlos, Cafu, Jordi Alba.

  • Full back

Full back biasanya hanya digunakan dalam formasi bertahan dengan empat bek. Sama dengan Wing back, full back juga bertugas untung mengantisipasi umpan silang dari kubu lawan. Namun, seorang full back harus lebih banyak berkonsentrasi membantu pertahanan dan tidak boleh terlalu sering membantu serangan. Seorang full back juga harus bersiap menutup lobang yang ditinggalkan para central defender dalam situasi tertentu dan juga harus terus menjaga kesejajaran dengan bek lainnya untuk memaksimalkan jebakan offside yang sering diperagakan dengan formasi bertahan menggunakan empat bek sejajar.

Atribut kunci : concentration, pasing, anticipation, tackling, creativity, positioning.

Contoh Full back : Toni Sucipto, Hasyim Kipuw, De Sciglio,

Advertisements

About bit_90

Mahasiswa yang Alhamdulillah sudah lulus dan bergelar SST. Saya tidak sedang menulis. Saya sedang berak..
This entry was posted in Semacam Tulisan, sepakbola and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s