Tim Sepakbola dengan Filosofi Mesin Diesel

Filosofi mesin diesel

Filosofi mesin diesel

Merancang sebuah tim sepakbola kadang memerlukan sebuah filosofi. Seperti Luis van Gaal yang selalu menanamkan filosofi sepakbolanya kepada tim yang diasuhnya. Entah apa yang dicari LVG, tapi sepertinya dengan filosofi sepakbola yang menurutnya cocok untuk diterapkan pada tim yang dilatihnya selalu berhasil membuahkan berbagai tropi. Tapi belum membuahkan untuk MU, entah kenapa. Mungkin Van Gaal tertarik dengan filosofi ini.

Merancang tim sepakbola memakai filosofi seperti mesin diesel. Mesin diesel dikenal sebagai motor penggerak berbahan bakar solar yang kinerjanya akan semakin meningkat bila sudah dalam keadaan panas. Maka sebuah tim diesel adalah tim sepakbola yang apabila diberi banyak waktu bertanding akan membuat tim ini bermain semakin baik dan spartan.

Tim diesel harus memiliki pemain berstamina kuda untuk menunjang kerja kerasnya dilapangan selama 90 menit, bahkan 120 menit. Tim diesel akan memanfaatkan kelelahan tim lawan yang akan diajaknya berlari terus-menerus sepanjang pertandingan. Begitu lawan kelelahan barulah biasanya gol tercipta satu per satu.

Dengan tidak mengenyampingkan faktor taktik, strategi dan keberuntungan tim diesel lebih bergantung pada kekuatan fisik dan daya tahan tubuh yang dimiliki para pemainnya. Tidak peduli lawan bermain dengan gaya seperti apa, bila sudah lelah strategi sebaik apapun tidak akan bisa diterapkan dengan baik. Di situlah filosofi mesin diesel dapat diunggulkan, dengan stamina yang terus terjaga sampai akhir pertandingan tim diesel dapat berkonsentrasi dengan lebih baik sampai meraih kemenangan.

Namun, tim diesel bukan berarti tidak memiliki kelemahan. Mesin diesel yang terlambat panas dan kekurangan asupan bahan bakar akan membuat kinerjanya menjadi kacau. Seperti yang pernah dialami Carlo Anceloti mantan pelatih Real Madrid. “Real Madrid adalah tim atlet. Segalanya kini berbeda dihadapan kami. Real Madrid merupakan tim (bermesin) diesel yang telat panas. Ungkap Anceloti 31, Agustus 2014. Saat itu Madrid dikalahkan Real Sociedad dengan skor 2-4 di Estadio Anoeta. Real Madrid yang dihuni pemain-pemain berstamina kuda dan bisa berlari kencang seperti Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale harus takhluk dari Real Sociedad karena dinilai telat panas.

Kisah indah tim diesel yang meraih kemenangan penting bisa dilihat pada tim PERSIB Bandung saat melawan Arema Cronous di laga semi final ISL 2014. Babak pertama berjalan imbang dengan skor 0-0. Di awal babak ke dua PERSIB tertinggal lebih dulu oleh gol Alberto Goncalves. Gol tersebut justru melecut semangat para pemain PERSIB dengan tampil semakin agresif. Dengan tim diesel ala Djajang Nurjaman akhirnya PERSIB bisa menyamakan kedudukan melalui gol Vujovic di menit ke 83. Gol tersebut terjadi setelah pemain Arema Cronous kelelahan meladeni permainan cepat PERSIB. Terbukti dengan ditarik keluarnya dua pemain kunci Arema yaitu Gustavo Lopez dan Bustomi.

Babak ke dua berakhir dengan skor 1-1. Pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan. Dalam babak tambahan Arema tidak berkutik melawan tim Diesel ala PERSIB yang berhasil menambah dua gol melalui gol Atep dan Konate. Persib akhirnya menang dengan skor 3-1 dan berhak melaju ke Final melawan Persipura. Di final PERSIB berhasil menang lewat drama adu penalti dan menjadi juara ISL 2014.

Kiprah PERSIB tersebut dapat menggambarkan bagaimana tim diesel dapat memenangkan pertandingan dengan mengandalkan daya tahan tubuh yang prima sepanjang pertandingan. Dengan tubuh berdaya tahan tinggi memungkinkan tim bermain konsisten sepanjang laga. Dengan leluasa pemain dapat memamerkan skil dan trik-trik sebagai tontonan yang menarik kepada penonton sepanjang laga.

Masalah muncul apabila lawan memiliki organisasi permainan yang lebih baik dan pandai mengatur stamina juga ritme permainan. Habislah tim diesel bila hanya mengandalkan daya tahan dan memakai strategi yang itu-itu saja. Alih-alih mendominasi pertandingan dengan bermain spartan sepanjang 90 menit, justru tim cuma bisa berlari-lari ke sana ke mari tanpa bisa mencetak gol dan akhirnya terkapar juga setelah peluit panjang ditiup wasit.

Advertisements

About bit_90

Mahasiswa yang Alhamdulillah sudah lulus dan bergelar SST. Saya tidak sedang menulis. Saya sedang berak..
This entry was posted in Semacam Tulisan, sepakbola and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s