19 Juni 2015, The Beginning

Just give me a reason to keep my heart beating. Don’t wory it’s save right here in my arms. Ehm, udah sampe 19 Juni 2015 setelah masehi aja nih. Semangat Tugas Akhir harusnya udah nyampe klimaks, tapi kayaknya masih gini-gini aja. Eh tapi ingat, ini tanggal 2 Ramadhan kan? yang konon penuh berkah itu, jadi mana ada antiklimaks woooooaaah. Stand up! Stand up! Just gotta keep on running. Wake up! Wake up! Just tell me how I can. Never give up!

Hidup rasanya masih saja berjalan paralel untuk harus menyelesaikan masalah yang ini, masalah yang itu, secara bersamaan. Ini adalah tantangan yang khas banget untuk orang yang masih hidup. Gak melulu tentang mengerjakan Tugas Akhir, masih banyak masalah yang lainnya, ada tiga milyar dua puluh satu. Tapi, I risk everything if it’s for you. Memangnya seberapa besar masalahnya? Toh, kamu masih sanggup menahannya Kuru wa shimi hodo setsunai.

Ingatlah orang yang ada di sekitarmu. Karena ketimbang perjuanganmu yang hanya untuk dirimu sendiri, Kadang kamu malah akan berjuang lebih keras justru jika itu adalah untuk orang-orang yang ada di sekitarmu. Heroik mempertaruhkan hidup untuk membahagiakan orang selain dirimu rasanya akan jauh lebih nikmat dibanding berjuang hanya untuk dirimu sendiri. Jadi menggila lah, lampaui sedikit batas warasmu.

Tentu saja untuk berhasil, minimal dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini, kamu harus berani bertaruh. Bertaruh waktu, uang, tenaga, bahkan hidup. Karena hidup yang tak dipertaruhkan tak akan pernah dimenangkan. Kamu pikir aku gila? Mungkin iya. Just tell me why baby they might call me crazy, for saying I’ll fight untill there is no more. Namun, walaupun dengan mempertaruhkan semuanya belum tentu hasilnya sebanding dengan apa yang kamu pertaruhkan. Blinded, I can’t see the end. Untuk mencapai itu kita memang harus memaksakan diri. So where do I begin?

Mulailah dari mana pun. Yang paling mudah, yang paling diyakini dapat diselesaikan dengan rapih. Sedikit demi sedikit semuanya pasti akan terurai dan masalah akan menemukan jalannya sendiri. Banyak ruas jalan yang dapat ditempuh hingga kelak menemukan jalan lain ke tempat tujuanmu. Untuk itu sisihkan lah sedikit waktumu untuk mengeluyur tak tentu, minimal dalam khayalmu. Ketika mereka yang pulang dari kampus di ciwaruga menuju rumah yang sama-sama di daerah cikutra. Mereka semua akan memilih jalan layang pasupati dan sampai ke rumah secepat mungkin, kecuali kamu. Kamu akan memilih jalan yang berkelok-kelok di pegunungan lembang atau nyasar ke Cimahi yang akan menghabiskan waktu dua jam lamanya. Tapi dengan itu otak dan matamu akan terisi ide dan pemandangan yang serba indah. Jadi nikmatilah jalan penyelesaianmu sembari bergegas.

But in the end doesn’t even matter. Pada akhirnya kamu akan merasa gagal, segagal-gagalnya sehingga membusuk dan hampir mati. Hasilnya mungkin tidak akan sesempurna yang kamu harapkan. Tapi hargailah usahamu, look how far we made it, the pain I can’t escape it. Jangan pernah berhenti. Hidup adalah waktu tersisa diisi sebelum habis. Segagal apa pun hidupmu dalam irisan waktu. Selama itu masih ada waktu tersisa untuk hidup, sebenarnya kamu belum benar-benar gagal atau pun berhasil. Itu hanya akan jadi awal sejarah jatuh-bangunnya dirimu. Maka, jadilah bagian dari sejarah, karena apabila tidak, jika dirimu mati maka sudah. TAMAT-lah amalanmu.

Dan ini sudah saatnya, meski sedikit terlambat, mulailah

It finally begins.

Advertisements

About bit_90

Mahasiswa yang Alhamdulillah sudah lulus dan bergelar SST. Saya tidak sedang menulis. Saya sedang berak..
This entry was posted in cacatnya harian, Semacam Tulisan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s