Buih

Secara matematis sepertinya saya tidak sesuai dengan matematika. Sedangkan secara estetis saya tidak proporsional dengan estetika. Memang kenyataannya saya selalu kurang sreg dengan yang ada ‘tika-tika’nya.

Benar yang kamu bilang, aku ini bukan saja orang yang buruk untuk urusan bersabar dan berpikir rasional, tapi juga sangat buruk untuk urusan planing skenario. Buruk sekali. Aku sadar banget bahwa bakatku sangat lemah di situ.

Walau pun software CAD sialan ini sering nge-close sendiri. Tapi aku akan terus mencobanya. Klik New, lalu ku extrude lagi, ku cut, kutarik garis, ku emboss lagi, ku delete dan aku ganti plan yang lain. Back up file dan filefile data yang tersimpan sampai tak muat lagi di recycle bin. Mungkin remah-remah itu sudah memenuhi seluruh sel hard disk yang bertera-tera.

Oke gak masalah…

Aku akan terus mencobanya walau dengan jatuh bangun, mencoba menemukan ide di suatu tempat, sebagaimana aku dan keinginanku bertemu denganMu.

Harapanku, kamu tak kan menertawakanku, tak kan mencemoohku. Andaipun tulisan ini akan kamu baca bersama teman-temanmu, aku berharap kalian tidak akan membacanya sembari cekikikan.

Barangkali isi naskah yang sebagian intronya pernah aku email-kan kepadamu ini tidak seromantis hujan di Bogor waktu itu, malah cenderung menggelikan. Orang lain barangkali akan menganggap skenario ini konyol. Konyol dan norak dan memalukan dan kacangan. Tapi, aku berharap kamu dan mereka-mereka itu tidak menganggapnya begitu walau akhirnya KWETIAU memang kubikin konyol.

Keberanian mengungkapkan itu, ya mbak, bisa jadi bukan masalah kepagian atau kesiangan, tapi masalah ketepatan dalam memanfaatkan momentum. Saya pernah berlarut-larut perihal ini, dan saya juga pernah terburu-buru dalam perkara ini, tapi yang hasilnya paling oke, ya, yang momentum-nya ‘pas’ itu tadi.

Sedikit menerka tentang kata “aktivitas-nya” yang kamu pilih untuk mengucapkan selamat ulang tahun dibanding kata “kerja-nya”. Aku jadi khawatir kamu menganggap aku seorang pengangguran setelah terang-terangan menolak tawaranmu tempo hari.

Ingat Kamu hanyalah buih di sana. Walau cuma buih, kamu seharusnya menyatu dengan samudra. Inilah kemanunggalan dari perusahaan yang beranak-pinak. Inilah esensi dari Wahdat alWujud kalau dalam istilah pak Ezio Ebitore. Buih merendam gelombang, merajut gelora, dan memanik-maniki pasang surut semesta bukan karena kehendaknya sendiri. Buih bergerak dalam kehendak samudra.

Betapa membanggakan kamu menjadi bagian dari samudra! Tapi ingat, walau samudra, kamu itu cumalah buih!

Advertisements

About bit_90

Mahasiswa yang Alhamdulillah sudah lulus dan bergelar SST. Saya tidak sedang menulis. Saya sedang berak..
This entry was posted in cacatnya harian, Semacam terserah and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s