Category Archives: cacatnya harian

catatan harian tentang saya dan lain-lain

Berhenti Menulis

Sampailah pada hari ini di mana saya kembali membuat sebuah tulisan. Kurang-lebih sudah 6 bulan lamanya saya berhenti menulis. Selama 6 bulan ini amat berat rasanya untuk menulis. Menulis apa pun, termasuk curhatan-curhatan pribadi yang sebetulnya bukan konsumsi umum. Hasrat … Continue reading

Posted in cacatnya harian | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Fujoshi

Hujan deras, jalanan mulai tergenang. Sudah dua angkot lewat, tapi aku masih memilih duduk di sebuah bangku, di emper sebuah toko kue, untuk berteduh. Lalu seorang gadis, kutebak mungkin usianya 16 tahunan, muncul dengan seragam SMA tertutup sweater yang sedikit … Continue reading

Posted in cacatnya harian, cerpen | Tagged , , | 2 Comments

Tak Kan Selamanya

Tidak akan selamanya saya menulis ‘kwetiau’. Tentu saja tidak. Walau pun sampai sekarang saya masih rajin menulisnya, menatahnya, dan menyuntingnya. Saya akan terus menulisnya sampai tulisan itu memenuhi ekspektasi kualitas tulisan yang standarnya saya buat sendiri. Standar kualitasnya tidak harus … Continue reading

Posted in cacatnya harian, Semacam Tulisan | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Kwetiau

Waktunya pulang. Sore itu langit masih cerah dengan udara yang tidak begitu bersih namun tetap terasa segar. Ada rasa bebas yang terpermai, karena ada letih yang akhirnya terlampiaskan sore itu. Meski sebenarnya aku masih harus menundanya. Karena ada jarak yang … Continue reading

Posted in cacatnya harian, cerpen, Semacam Tulisan, Tak Berkategori | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

ALEA JACTA EST

“Say good bye, I’m on my way”. Waktu 7 tahun (3 tahun di SMK dan 4 tahun saat kuliah) bersenda gurau dengan mesin tidak bisa serta merta dikhianati begitu saja. Sebagaimana imajinasi yang dirawat sekian lama itu pantas mendapatkan penghargaan … Continue reading

Posted in cacatnya harian, Semacam Tulisan | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

Tak Apa

Ya udah, gak apa-apa. Harapanku, kamu masih belum lupa sama aku. Kamu hanya lagi sibuk mengurusi gaji orang-orang, belanja online, main duel otak, baca buku, dan sebagainya. Kamu hanya masih repot menjadi seseorang yang bagai samudra walaupun cuma buih. Iya, iya, … Continue reading

Posted in cacatnya harian, Semacam Tulisan, Tak Berkategori | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Empat Meter

Sepakbola memang selalu begitu. Saya tidak pernah lupa bagaimana sepakbola pernah mengalihkan perhatian saya pada apapun. Jika sudah berada di lapangan. Saya akan lupa segala pelajaran sekolah, PR dari guru, tugas menguras bak, bahkan lupa jam untuk segera pulang ke … Continue reading

Posted in cacatnya harian, Semacam terserah, Semacam Tulisan, sepakbola | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Buih

Secara matematis sepertinya saya tidak sesuai dengan matematika. Sedangkan secara estetis saya tidak proporsional dengan estetika. Memang kenyataannya saya selalu kurang sreg dengan yang ada ‘tika-tika’nya.

Posted in cacatnya harian, Semacam terserah | Tagged , , | Leave a comment

Ijazah yang Dibakar

Sekolah diciptakan oleh kaum yang tidak pernah sekolah. Sekolah merupakan konsep yang diciptakan untuk mendokumentasikan sejarah keilmuan. Oleh karena sekolah pula lah perkembangan peradaban manusia bisa berkembang lebih cepat.

Posted in cacatnya harian, Semacam Tulisan, Tak Berkategori | Tagged , , , , , , , , | 2 Comments

ليل (Layl)

Menikmati kesunyian malam bukan barang baru. Bahkan para nabi zaman dulu pun banyak meluangkan waktu untuk bangun tengah malam.

Posted in cacatnya harian, Tak Berkategori | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment