Category Archives: cerpen

cerpen-cerpen yang saya asal buat

LELAKI PEMALU

Pada suatu hari ada lelaki pemalu yang tidak ingin hidupnya dikisahkan. Tamat… Advertisements

Posted in cerpen | Tagged | Leave a comment

Fujoshi

Hujan deras, jalanan mulai tergenang. Sudah dua angkot lewat, tapi aku masih memilih duduk di sebuah bangku, di emper sebuah toko kue, untuk berteduh. Lalu seorang gadis, kutebak mungkin usianya 16 tahunan, muncul dengan seragam SMA tertutup sweater yang sedikit … Continue reading

Posted in cacatnya harian, cerpen | Tagged , , | 2 Comments

Kwetiau

Waktunya pulang. Sore itu langit masih cerah dengan udara yang tidak begitu bersih namun tetap terasa segar. Ada rasa bebas yang terpermai, karena ada letih yang akhirnya terlampiaskan sore itu. Meski sebenarnya aku masih harus menundanya. Karena ada jarak yang … Continue reading

Posted in cacatnya harian, cerpen, Semacam Tulisan, Tak Berkategori | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Obrolan Mala tentang Rokok dan Kopi

“Hmm.. Lagi-lagi kopi, lagi-lagi kopi yang menghalangiku untuk cepat pulang” Kalimat itu. Kalimat itulah yang diucapkan Gentur di dalam kesunyian dirinya ketika Ibu Mala lagi-lagi menyuguhkan kopi tiap kali Gentur datang.

Posted in cerpen, Semacam Tulisan | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Kwetiau

Pulang berjibaku dalam rutinitas sore itu. Ku ganti seragam perangku dengan seragam perang yang lain. Yaitu seragam perang khas petarung lapangan hijau. Lalu kuhirup udara senja yang indah dan berjalan di kolong langit jingga. Tiba-tiba motor matic menghampiri. Dan ternyata dia. … Continue reading

Posted in cacatnya harian, cerpen, Semacam Tulisan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

Fujoshi Occursum

Hujan deras, jalanan mulai tergenang. Sudah dua angkot lewat, tapi aku masih duduk di bangku emper sebuah toko photocopy. Lalu seorang siswi SMA, kutebak mungkin dia sudah kelas 3, muncul dengan seragam SMA tertutup sweater yang sedikit basah dibagian ujung … Continue reading

Posted in cerpen, Semacam Tulisan | Tagged , , , , , | 2 Comments

Cita-cita Terbunuh, Masih Bisa Bermimpi

Seorang Bocah lugu, imut, putih dan berambut hitam usianya baru menginjak 5 tahun. Bocah itu sedang bermain bola plastik pemberian ayahnya. Di saat bocah lainnya sedang sibuk dengan dunia virtualnya masing-masing. Bocah ini justru membebaskan imajinasinya dengan bermain di taman.

Posted in cerpen, Semacam terserah, Semacam Tulisan | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment