Tag Archives: baper

Kwetiau

Waktunya pulang. Sore itu langit masih cerah dengan udara yang tidak begitu bersih namun tetap terasa segar. Ada rasa bebas yang terpermai, karena ada letih yang akhirnya terlampiaskan sore itu. Meski sebenarnya aku masih harus menundanya. Karena ada jarak yang … Continue reading

Posted in cacatnya harian, cerpen, Semacam Tulisan, Tak Berkategori | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment