Tag Archives: kwetiau

Tak Kan Selamanya

Tidak akan selamanya saya menulis ‘kwetiau’. Tentu saja tidak. Walau pun sampai sekarang saya masih rajin menulisnya, menatahnya, dan menyuntingnya. Saya akan terus menulisnya sampai tulisan itu memenuhi ekspektasi kualitas tulisan yang standarnya saya buat sendiri. Standar kualitasnya tidak harus … Continue reading

Posted in cacatnya harian, Semacam Tulisan | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Kwetiau

Waktunya pulang. Sore itu langit masih cerah dengan udara yang tidak begitu bersih namun tetap terasa segar. Ada rasa bebas yang terpermai, karena ada letih yang akhirnya terlampiaskan sore itu. Meski sebenarnya aku masih harus menundanya. Karena ada jarak yang … Continue reading

Posted in cacatnya harian, cerpen, Semacam Tulisan, Tak Berkategori | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Tak Apa

Ya udah, gak apa-apa. Harapanku, kamu masih belum lupa sama aku. Kamu hanya lagi sibuk mengurusi gaji orang-orang, belanja online, main duel otak, baca buku, dan sebagainya. Kamu hanya masih repot menjadi seseorang yang bagai samudra walaupun cuma buih. Iya, iya, … Continue reading

Posted in cacatnya harian, Semacam Tulisan, Tak Berkategori | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Buih

Secara matematis sepertinya saya tidak sesuai dengan matematika. Sedangkan secara estetis saya tidak proporsional dengan estetika. Memang kenyataannya saya selalu kurang sreg dengan yang ada ‘tika-tika’nya.

Posted in cacatnya harian, Semacam terserah | Tagged , , | Leave a comment

Hey Orang Asing

“Switch the light off welcome to the night. Whats the problem not gonna make it right?” One OK Rock

Posted in cacatnya harian, Semacam Tulisan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

Kwetiau

Pulang berjibaku dalam rutinitas sore itu. Ku ganti seragam perangku dengan seragam perang yang lain. Yaitu seragam perang khas petarung lapangan hijau. Lalu kuhirup udara senja yang indah dan berjalan di kolong langit jingga. Tiba-tiba motor matic menghampiri. Dan ternyata dia. … Continue reading

Posted in cacatnya harian, cerpen, Semacam Tulisan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments